Tanggapi kasus penganiayaan nasabah, bank BNI selalu prioritaskan prinsip “prudent” untuk atasi tunggakan kartu kredit

Kasus penganiayaan yang dialami Agustinus oleh debt collector kartu kredit membuktikan perlunya peraturan yang tegas untuk soal penagihan hutang. Hal tersebut juga diamini oleh bank BNI, dimana oknum pelaku penganiayaan ada keterkaitan dengan bank tersebut. Menurut perwakilan bank swasta ini, pihaknya selalu berusaha menerapkan prinsip “prudent” alias kehati-hatian saat berurusan dengan tunggakan kartu kredit.

hutang kartu kredit, tagihan kartu kredit, Bank BNI

Bank BNI menyampaikan kalau pihaknya selalu menerapkan prinsip “prudent” atau kehati-hatian untuk mengatasi tunggakan kartu kredit

Saat berurusan dengan

tunggakan kartu kredit

, bank BNI tidak memungkiri jika pihaknya menggunakan jasa pihak ketiga, dalam hal ini agency debt collector. Akan tetapi, pihaknya selalu mewajibkan pihak yang bekerjasama dengan mereka untuk menerapkan prinsip kehati-hatian dalam berurusan dengan nasabah yang dianggap bermasalah. Hal ini seperti yang disampaikan Tribuana Tunggadewi, Sekretaris Perusahaan PT Bank BNI (Persero) Terbuka, saat menyampaikan hak jawabnya Selasa malam.

“Kerja sama itu dilakukan dengan prudent yang mengacu pada ketentuan Bank Indonesia, antara lain melarang melakukan tindakan kekerasan dan tindakan melanggar hukum lain,” ungkapnya.

Terkait masalah Agustinus, bank BNI mempunyai pandangannya sendiri. Menurut Tribuana Tunggadewi, Agustinus bukanlah nasabah kartu kredit. Korban hanya mengaku sebagai saudara dari Rinaldi H. Edward, nasabah BNI yang memiliki tunggakan kartu kredit. Sayangnya, korban tidak bisa menunjukkan surat kuasa yang diberikan oleh Rinaldi untuk mengurusi permasalahannya.

Sementara itu, pihaknya tidak tahu menahu tentang kasus pemukulan yang dilakukan oleh Pinche Kolibonso. Pelaku diketahui sebagai pemilik dari PT. Sinar Pelangi Sejahtera. Selain itu, mereka tidak tahu motif apa yang melatarbelakangi pelaku melakukan pemukulan terhadap korban. Tribuana Tunggadewi juga menambahkan kalau hingga saaat ini, bank BNI belum mendapatkan pembayaran penuh tunggakan kartu kredit atas nama Rinaldi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *