Runtuhnya bisnis properti

Oktober ini, cuaca seperti biasa, mendung tapi tidak hujan, kesibukan masyarakat juga seperti biasa, lagi hot topik ketua MK yang ketangkap tangan korupsi yang membikin fokus kita tertuju kepada kasus tersebut. Tapi, walaupun kondisi masih seperti biasa, orang-orang beraktivitas seperti biasa diluaran, ada perubahan yang luar biasa yang tidak kita lihat secara nyata, yaitu pergeseran aturan main properti. Seperti slogan saya “kalau anda tidak tahu aturan mainnya, maka kita akan selalu kalah,” seperti yang kita tahu, dalam waktu 2 tahun terakhir pertumbuhan bisnis properti gila-gilaan, terutama di wilayah ibukota, dimana-mana banyak iklan apartemen “beli sekarang naik bulan depan,” atau “beli langsung cuan (untung) 200 juta.” Yang kita tidak sadari bahwa harga-harga naik itu bukan karena hukum supply-demand, tapi itu naik karena gorengan developer saja untuk sekedar melariskan barang dagangannya.

kartu kredit, pakar kartu kredit, lunas kartu kredit, hutang kartu kredit, berita kartu kredit,Bunga Kartu Kredit, ccr, Credit Card, Credit Card revolution, kartu kredit bca, kartu kredit bni, kartu kredit mandiri, kartu kredit bii, promo kartu kredit, seminar kartu kredit, workshop kartu kredit, belajar kartu kredit, kartu kredit bank, kartu kredit danamon, kartu kredit mega, sejarah kartu kredit, kartu kredit indonesia, aplikasi kartu kredit, kartu kredit bri, kartu kredit citibank, tagihan kartu kredit, kaya dari kartu kredit, kartu kredit bijak, kartu kredit hutang baik, kartu kredit online, kredit tanpa agunan, kartu kredit syariah, kredit kpr, virtual credit card, kartu kredit virtual, kredit pinjaman bank, kode kartu kredit, perlunasan kartu kredit, kartu kredit platinum, kartu kredit silver, kartu kredit gold, visa kartu kredit, contoh kart kredit, bikin kartu kredit, depkolektor kartu kredit, info kartu kredit, cicilan kartu kredit, diskon kartu kredit, kartu kredit bukopin, kta, kartu kredit jakarta, kartu kredit bandung, kartu kredit medan, kartu kredit batam, kartu kredit jogja, kartu kredit solo, kartu kredit semarang, kartu kredit surabaya, dana tanpa agunan, cara membuat kartu kredit, internet banking, kredit, kredit kpr, limit kartu kredit, pinjaman tanpa jaminan, kartu kredit anz, kartu kredit cimb, gesek tunai kartu kredit, pemutihan kartu kredit

Bisnis properti diprediksi akan mengalami keruntuhan

Gubernur BI yang baru yang merupakan mantan dirut bank Mandiri paham benar akan kelakuan developer ini, maka bulan lalu keluarlah 2 aturan baru, yaitu:

1. DP (Down Payment) Progresif untuk kepemilikan KPR

2. Pelarangan KPR inden

Dampak pemberlakuan aturan ini terbagi atas dua tahap, secara jangka pendek dan jangka panjang. Dalam jangka pendek sudah terjadi, tapi hanya sebagaian kecil saja orang yang paham. Sedangkan sebagian besar pemain bisnis properti masih terbius keindahan masa lalu (dalam benak mereka properti akan terus naik!). Lalu apa yang terjadi sekarang?

1. Harga properti naik tapi mulai jarang yang beli

2. Banyak developer atau pemain bisnis properti yang kesulitan menjual propertinya

3. Pihak bank, terutama KPR, bulan ini omzetnya menurun drastis

Kemudian, apa yang akan terjadi di satu tahun kedepan? Kemarin saya sempat ngobrol-ngobrol dengan sahabat baik saya, pakar properti, Joe Hartanto, dan ternyata garis besar yang kita prediksi sama, yaitu:

1. Akan banyak pemain bisnis properti dan spekulan yang kolaps, terutama yang duitnya tipis

2. Developer yang main tanpa modal akan gulung tikar

3. Pemain flap-flip juga banyak yang muntah-muntah

Pertanyaannya, kok bisa? Khan katanya mentor saya, properti akan naik terus? Jawabannya ya sangat BISA karena yang membuat harga properti naik terus itu adalah investor atau spekulan. Di Indonesia, sekarang ini jauh lebih banyak spekulan daripada end-user, sedangkan kebijaksanaan BI yang terbaru tersebut jelas-jelas menghabisi para spekulan. Saya bisa merasakan ini karena tahun 2005 ketika saya menjadi marketing properti di Ray White, saya seperti mengalami déjà vu. Indikasinya bunga BI naik, tapi yang dengan dua kebijakan baru Bank Indonesia diatas, jelaslah yang terjadi akan lebih parah dibanding tahun 2005.

Pertanyaannya, akankah begitu buruknya dampak yang dihasilkan? Bisa ya bisa juga tidak, tapi disetiap malapetaka akan muncul peluang! Akan banyak pemain atau spekulan bisnis properti yang melepas propertinya karena kelimpungan, artinya akan banyak juga HOT DEAL bagi mereka yang mempunyai CASH. Seperti yang selalu saya dengungkan di seminar “Modal Kaya Kartu Kredit” yaitu “CASH IS THE KING.” Slogan ini akan lebih DOMINAN dimasa yang akan datang, beruntunglah alumni-alumni CCR yang sekarang pegang CASH karena tahun depan anda akan benar-benar jadi KINGS. Jadi, saran saya PREPARE CASH yang banyak dari KARTU KREDIT untuk panen PROPERTI di tahun depan.

Note: Ini hanya prediksi masa depan bisnis properti dari kacamata saya pribadi, anda boleh percaya atau tidak, semua kembali kepada diri anda masing-masing.

Kunjungi: www.joehartanto.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *