Bisnis kartu kredit di Indonesia tetap tak ada matinya

Ternyata, segala ketakutan itu tak pernah terbukti. Meski Bank Indonesia telah mengeluarkan aturan-aturan baru yang dianggap bisa melemahkan industri kartu kredit, toh ternyata kartu kredit masih terus berjaya. Hal ini terbukti dengan masih tumbuhnya bisnis kartu kredit dari waktu ke waktu. Apa buktinya?

kartu kredit, pakar kartu kredit, lunas kartu kredit, hutang kartu kredit, berita kartu kredit,Bunga Kartu Kredit, ccr, Credit Card, Credit Card revolution, kartu kredit bca, kartu kredit bni, kartu kredit mandiri, kartu kredit bii, promo kartu kredit, seminar kartu kredit, workshop kartu kredit, belajar kartu kredit, kartu kredit bank, kartu kredit danamon, kartu kredit mega, sejarah kartu kredit, kartu kredit indonesia, aplikasi kartu kredit, kartu kredit bri, kartu kredit citibank, tagihan kartu kredit, kaya dari kartu kredit, kartu kredit bijak, kartu kredit hutang baik, kartu kredit online, kredit tanpa agunan, kartu kredit syariah, kredit kpr, virtual credit card, kartu kredit virtual, kredit pinjaman bank, kode kartu kredit, perlunasan kartu kredit, kartu kredit platinum, kartu kredit silver, kartu kredit gold, visa kartu kredit, contoh kart kredit, bikin kartu kredit, depkolektor kartu kredit, info kartu kredit, cicilan kartu kredit, diskon kartu kredit, kartu kredit bukopin, kta, kartu kredit jakarta, kartu kredit bandung, kartu kredit medan, kartu kredit batam, kartu kredit jogja, kartu kredit solo, kartu kredit semarang, kartu kredit surabaya, dana tanpa agunan, cara membuat kartu kredit, internet banking, kredit, kredit kpr, limit kartu kredit, pinjaman tanpa jaminan, kartu kredit anz, kartu kredit cimb, gesek tunai kartu kredit, pemutihan  kartu kredit.

Bisnis kartu kredit di Indonesia masih terus menunjukkan potensinya

Tidak bisa dipungkiri, aturan BI memang sempat berpengaruh terhadap perputaran

bisnis kartu kredit

. Hal ini terbukti dengan penurunan peredaran kartu kredit. Dibandingkan Juli tahun lalu, hingga saat ini telah terjadi penurunan sebesar 4,33%. Dari 15,31 kartu yang beredar turun menjadi 14,76 kartu akibat adanya pembatasan kepemilikan kartu kredit. Akan tetapi, ternyata itu bukan indikasi melemahnya industri kartu plastik ini.

Industri kartu kredit

ternyata mengalami peningkatan yang cukup signifikan di beberapa sektor lainnya, seperti jumlah transaksi dan penyaluran kredit. Sebagai perbandingan, jumlah transaksi kartu kredit telah mengalami peningkatan sebesar hampir 15 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sedangkan untuk penyaluran kredit, kenaikannya tidak tanggung-tanggung, bahkan menyentuh angka lebih dari 20% dibandingkan Juli tahun lalu.

Steve Martha, selaku General Manager Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) memberikan prediksinya tentang bisnis kartu ajaib ini di tahun ini. Menurutnya, industri ini masih akan terus meningkat, meski secara nilai transaksi tidak akan bisa menyemai perolehan tahun lalu. Tapi dia yakin, bulan Oktober hingga akhir tahun, transaksi kartu kredit akan mengalami kenaikan. Hal ini disebabkan banyaknya engeluaran yang dilakukan seiring datangnya libur akhir tahun.

Meski bisnis kartu kredit seakan tidak ada matinya dan terus mengalami pertumbuhan, tapi hasilnya tidak akn terlalu signifikan bagi bank-bank penerbit kartu kredit. Ini terjadi akibat adanya peraturan BI terkait batas maksimum suku bunga kartu kredit. Ditambah dengan belum adanya keputusan Bank Indonesia untuk merevisi aturan tersebut meski BI Rate telah menembus angka 7,25%. Oleh sebab itu, dengan sisa beberapa buln menuju pergantian tahun, bank-bak sepertinya akan berlomba-lomba untuk mengaet nasabah dengan memberikan program-program yang diyakini bisa menarik hati konsumen untuk bertransaksi. Nah, bagaimana prediksi anda tentang bisnis kartu kredit di Indonesia? Apa anda setuju dengan prediksi Steve Martha, atau anda punya prediksi sendiri?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *